Moto E3 Power Andalkan Fitur Fast Charging

Pasca kasus rawan terbakarnya baterai Samsung Galaxy Note 7, keamanan baterai ponsel jadi isu yang paling disorot. Hal itu pula yang dipertanyakan pada Moto E3 Power, ponsel 4G pertama Motorola dari Lenovo Indonesia setelah rampungnya akuisisi Motorola Mobility dari Google di Q4-2014. Apalagi Moto E3 Power menjadikan baterai sebagai salah satu nilai jualnya.

Seperti namanya, Moto E3 Power menonjolkan daya tahan baterai yang lebih lama dengan kapasitas baterai 3.500mAh dan fitur pengisian daya cepat atau fast charging. Charger cepat 10W yang sudah termasuk di dalam paket penjualan Moto E3 Power diklaim bisa memberikan daya tahan baterai hingga 5 jam dengan hanya mengisi selama 15 menit.

Soal keamanan baterai dan fitur fast charging tersebut, 4P Manager Lenovo Indonesia, Anvid Erdian menegaskan Moto E3 Power telah melalui proses pengujian yang ketat seperti halnya produk-produk Lenovo, sehingga tidak akan menimbulkan hal-hal yang bisa membahayakan penggunanya.

“Moto E3 Power sebelumnya telah diluncurkan di negara lain dan telah melalui R&D sampai pengetesan yang cukup tinggi. Semua line up Moto dan Lenovo juga punya tahapan yang sama. Sebelum Moto E3 Power, Lenovo juga sudah punya produk yang dilengkapi fitur fast charging. Sejauh ini kualitasnya masih tetap terjaga,” ujar Anvid Erdian di peluncuran Moto E3 Power, di Jakarta, Rabu (26/10).

Namun Anvid juga mengingatkan konsumen untuk lebih bijak dalam melakukan pengisian baterai ponsel. Apabila baterai sudah terisi penuh sampai 100 persen, disarankan untuk segera menghentikan proses pengisian baterai.

‪Moto E3 Powor memiliki layar HD 5 inci, RAM 2GB, dan didukung oleh prosesor 64 bit quad-core serta Android 6.0 Marshmallow. Untuk kebutuhan fotografi, Moto E3 Power dibekali kamera utama 8MP dan kamera depan 5MP yang dilengkapi beautification mode. Di Indonesia, Moto E3 Power dibanderol seharga Rp 1.899.000.

Berita lainnya:

Advertisements